Memahami hukum-hukum pada gas
gas
adalah zat yang banyak ada disekitar
kita, dan kita banyak memanfaatkannya, contohnya gas LPG untuk memasak, gas
nitrogen untuk memompa ban sehingga mobil terasa nyaman saat dipakai, gas
karbonmonoksida yang dikeluarkan kenalpot kendaraan bermotor, dan masih banyak
lagi gas-gas yang ada disekitar kita. Untuk itu marilah kita memahami
hukum-hukum fisika terutama yang ada dalam gas.
hukum
boyle, yang dikemukakan oleh robert boyle seorang ahli fisika dari inggris,
boyle menyatakan "jika suhu(T) gas dalam suatu tempat(wadah) tertutup di
pertahankan konstan, maka tekanan(P) gas akan berbanding terbalik dengan
(V)volumenya."
contohnya
jika anda mempunyai alat suntik dan jarumnya ditutup, jika anda menekan tuas
suntiknya maka volumenya akan berkurang, hal itu terjadi jika suhu tetap."
kemudian
hukum carles dari jacques carles dari prancis menyatakan"jika tekanan gas
dalam suatu tempat(wadah) tertutup dipertahankan, maka volume gas berbanding
lurus dengan kenaikan suhunya."
misalnya
anda memanaskan tabung kaca yang ditutup oleh pengisab ( tutup yang rapat) maka
jika suhunya naik, volumenya juga akan naik, jika tekanan gasnya dipertahankan
konstan.
hukum
gay lussac oleh joseph gay lussac, seorang ahli fisika prancis,menyatakan"jika
volume suatu gas dipertahankan konstan, maka tekanan akan berbanding lurus
dengasn kenaikan suhu."
misalnya,
ada seorang anak yang membeli balon tapi karena angin kencang, balonpun
terlepas dari genggaman, akhirnya balon itu tersangkut di antena televisi
disuatu rumah, lama-lama balon itu meletus, pada saat itu sangat panas, kenapa
bisa terjadi. Karena balon pada suatu keadaan tidak dapat mengembang lagi, dan
artinya volumenya akan menjadi tetap, lalu suhunya masih terus naik, sehingga
tekanan gas kepada balon tadi juga akan bertambah, karena volumenya sudah tidak
lagi bertambah, maka balon akan meletus."
kemudian
jika kita mengabungkan hukum boyle dan hukum gay lussac maka tekanan dikali
volume dan dibagi suhu(temperatur) maka hasilnya konstan.
